KULINER DI WAKTU MATAHARI TERBIT
KUNINGAN JABAR INDONESIA
Makan sorabi biasanya dengan goreng dage atau goreng tempe,pia- pia atau bala-bala. Terlebih kalau sorabi dicampur telor atau dage adonannya, semakin nikmat.Penutup makan sorabi adalah air the hangat…wah makin mantap aja bro
Sorabi Ceu Nur 
Tempat mangkalnya adalah daerah Pasapen, di Jalan Otista. Berjualan di pagi hari. Enaknya lagi, hari kedua lebaran sudah buka lapak kembali. Jadi yang cutinya terbatas saat mudik lebaran, tidak usah khawatir tidak bisa mencicipi serabi khas Kuningan.
Kalau di pedagang seperti ini, topingnya suka-suka kita. Misal kita mau tambahkan kacang kedelai manis, tambahkan telor, tambahkan gula, tambahkan oncom dan lainnya. Tapi topingnya ini kita bawa sendiri. Kecuali untuk topping standar seperti bakwan atau yang terkenal sebutan di sana adalah bala-bala, gorengan oncom, dan telor.
Serabi Ceu Mimin Sebetulnya tak jauh dari letak berjualannya Ceu Nur, hanya beda satu gang. Ya, mereka berprinsip, rejeki mah ngga pernah salah orang. Kalau tidak salah berjualan pagi dan malam.
c) Serabi Ceu Anah.
Dulu yang berjualan ibunya, namanya Ceu Mimin juga. Sekarang sudah berganti ke Ceu Anah. Berjualan di malam hari, di dekat toko Gotong Royong, perempatan Jalan Veteran.
d) Serabi Inul Topping serabi di sini lebih modern, mirip-mirip serabi Bandung. Ada oncom pedes, sosis, ceres, dan lainnya. Tempatnya pun tidak seperti penjaja serabi traditional, ini lebih dikelola agak modern





ARTIKEL POPULER

MEMBUKA PINTU LANGIT

Adz Dzariat 22). وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu dan terdapat (pula) apa y...

NEWS